Brosis, jika ngomongin tentang motor sport di tanah air, jelas nama Ninja begitu populer. Pokoknya jika ada motor sport orang (termasuk saya) pasti mikirnya Ninja, apapun motor sport merk lain pasti akan dibandingkan dengan genk ijo ini, Ninja 250R adalah contohnya. Motor full fairing berkubikasi 250 cc ini merupakan produk hasil buatan Kawasaki yang begitu fenomenal. Walaupun harganya bisa dibilang tidak murah (50 jutaa) tapi tetap saja peminatnya banyak, ya memang sih tidak sebanyak bebek apalagi matik hehehehe…. Teknologi DOHC 2 silinder plus body yang gahar membuat motor ini begitu digandrungi si pemilik duit yang hobi motor kencang.
Melihat fenomena itu, Honda mulai tertarik untuk ikutan bermain. Hadirlah CBR250R dengan segala kelengkapan fiturnya yang lebih lengkap dibanding genk ijo. Honda menyisipkan teknologi DOHC namun 1 silinder di jagoannya ini. Sebuah pilihan yang tidak sedikit orang mengejek dan meremehkannya. Perbandingan antara Ninja dan CBR semakin menyeret ke asumsi kalau Ninja lebih superior dibanding CBR, sebuah hal yang memang terbukti jika melihat penyerapan oleh pasar. Ninja terbukti tidak bisa digeser oleh kehadiran CBR di market share. Namun, ketika berbicara fakta di lapangan terkait balapan, pil pahit harus dirasakan Ninja.
Ajang balap nasional kelas 250cc membuktikan jika CBR250R tidak inferior di hadapan Ninja250R, bahkan diluar dugaan, CBR mampu juara nasional di bawah rider Denny Triyugo.
Kemenangan Denny Triyugo sebagai juara umum 250 cc Indospeed Race Series 2012 patut dibanggakan. Bagimana tidak, kemampuan Honda CBR 250R yang sempat diragukan melawan Kawasaki Ninja 250 buktinya mengejutkan.
Sebuah penggalan kalimat pembuka berita tentang keberhasilan CBR250R di media online otomotifnet menggambarkan betapa kemenangan CBR250R atas Ninja250R seakan melepas beban besar bahwa selama ini ternyata CBR mampu mengalahkan pesaing terberatnya Ninja dan itu dilakukan di atas jalan aspal bernama sirkuit, sebuah tempat yang memang diperuntukkan untuk membuktikan motor mana sih yang tercepat, BUKAN JALAN RAYA LHO YA..!!. Terlepas dari kemampuan rider masing-masing, tapi paling tidak kabar ini mampu membuat pemilik CBR250R tidak lagi merasa minder jika bertemu Ninja250R.
Trus, apakah berarti saya lebih memilih CBR250R dibanding Ninja250R? Saya pilih Si Pio saja ah…karena itu lebih realistis dibanding kedua motor full fairing tadi, lha wong punyanya itu je….hehehehe…. So, selamat buat CBR250R atas juara nasionalnya, juga semoga Denny Triyugo bisa mendapat jatah wild card ngaspal di Moto3 musim depan.
Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!




#1 by mpaja on January 3, 2013 - 6:49 am
pertamax
#2 by Karis on January 3, 2013 - 7:26 am
Murah
#3 by rusmanjay on January 3, 2013 - 7:10 am
PWR nya unggul
#4 by Karis on January 3, 2013 - 7:28 am
Modifnya yahud
#5 by Aa Ikhwan on January 3, 2013 - 8:16 am
settingan n pembalapnya ajib
#6 by Karis on January 3, 2013 - 8:30 am
he eh….
#7 by andhika on January 3, 2013 - 8:23 am
Beda bro.
Peralatan penunjang CBR harganya minta ampun.
Coba deh browsing.
Balapan tidak bisa jadi acuan. Karena tidak standar.
#8 by Karis on January 3, 2013 - 8:32 am
tetapi semua motor kan settingannya sudah tidak standar lagi, apalagi ada regulasi yang membuat antar motor seimbang, jadi tinggal pinter2nya teknisi dan rider “ngakali” jalannya balapan….dengan skala berbeda, balap di sirkuit sudah bisa mengimplementasikan gambaran motor itu. IMHO
#9 by pak tarno on January 5, 2013 - 6:17 pm
tujuannya sih memang begitu, tapi realitanya untuk bikin CBR kencang butuh biaya berkali-kali lipat dibandingkan dengan bikin nija kencang. ane pernah baca di sebuah tabloid entah dimana, (lupa, maklum dah dulu). dan tim cbr yg support duitnya tebal2
, tim pabrikan tuh, sementara untuk ninja yg main banyak yg tim perorangan.
dan menurut gue dengan segala tetekbengeknya keduanya bisa dinyatakan seimbang di sirkuit, namun tidak di jalanan berkondisi standar
#10 by Karis on January 5, 2013 - 6:43 pm
Betul juga, saya pernah baca juga tp lupa hehe
#11 by Novian Agung on January 3, 2013 - 8:43 am
Banyak faktor…
Tapi kalau punya duit, ane lebih milih Ninja250FI
#12 by Karis on January 3, 2013 - 9:03 am
iya sih hehehe…
#13 by An_Syahri on January 3, 2013 - 8:53 am
Mantaapp mas….
#14 by paedhimas on January 3, 2013 - 9:22 am
setia sama si Pio aja,Pak Guru.. Bisa buat masuk ke pelosok yg berbatu dan tak rata,kalau pake cbr atau ninja 250, di jamin engine covernya ancor nyangkut batuan..
#15 by Karis on January 3, 2013 - 9:24 am
hehehe…tau aja cak
#16 by paedhimas on January 3, 2013 - 9:35 am
ya..iyalah..sama sama wong ndeso pasti mengenal geografisnya.
#17 by Leopold S on January 3, 2013 - 10:25 am
hehe untungnya saya memutuskan beli Ninja bukan karena siapa yg menang di sirkuit.
Lha wong yg make disitu pembalap semua dan motornya juga ga ada yg standard.
Saya pembalap bukan, motor juga sampai skrg standard cupu habis.
Btw, soal regulasi memang jadi pelajaran paling engga buat Kawasaki. Perbedaan bobot minimum 25 kg (CBR boleh 132kg, Ninja minimum 157kg) harus dihadapi dan disiasati.
Harga Ninja 250FI made in Cibitung
http://7leopold7.wordpress.com/2013/01/03/harga-ninja-250-fi-made-in-cibitung/
#18 by Karis on January 3, 2013 - 10:28 am
betul…saya setuju dengn masbro, kita bukan pembalap sudah selayaknya berperilaku sebagai bukan pembalap, terutama di jalan raya.
#19 by Clurut on January 3, 2013 - 10:59 am
tapi ingat mas bro kalo kedua motor standart ting ting CBR kalah tuh. lagian orang awam kan beli motornya yang versi standart
. tapi saya juga realistis masih suka Pio tangki Kotak meskipun sudah tua usianya
.
#20 by Karis on January 3, 2013 - 12:22 pm
setuju
#21 by andhika on January 3, 2013 - 1:44 pm
Pio teman ane yang versi lama, mudah lho dapat 160km on speedo dengan gas masih tersisa di pantura. (maklum anak alay).
Klo deviasi speedo tinggi, pasti bisa 130km an ya. hehehe
Motor idaman gue waktu kecil. Sayang ga kesampaian hingga kini.
Bisanya melihara motor bebek.
#22 by Karis on January 3, 2013 - 6:32 pm
Wuih…160 kpj sensasinya kayak apa ya, saya yg 125 kpj saja pikiran dah kemana-mana, ngeri!!
#23 by yudha depp on January 3, 2013 - 2:35 pm
wah kalau emang begitu hanya bisa
bilang SELAMAAAAT YEEEE bagi yang juara
#24 by Karis on January 3, 2013 - 6:34 pm
Hehehehe…trima kasih om #eh
#25 by klingon z1 on January 3, 2013 - 8:39 pm
om om kata sales yakampret IRS = kejuaraan tidak berguna loh
karena ninja ga jurnas,masalah regulasi,2 cylibder kalah sama 1 cylinder
tentang cbr yg MS nya loyo gw pikir karena AHM terlalu pd banderol harga,d luar negeri yg ane tau ninja sama cbr beda 20 jt,d kita beda 7jt an,so org org lebih milih ninja ketimbang cbr,beda duit 7 juta dapet multi cylinder
#imho loh ya
#26 by Karis on January 3, 2013 - 10:45 pm
Saya secara prinsip mmg akan lbh memilih ninin, taste nya beda
#27 by TDF on January 4, 2013 - 9:47 am
tetep di jalan umum ninja menang (jumlah)
#28 by andreykeren04 on January 4, 2013 - 6:11 pm
motor malah tapi keren
Pionya gak pengen nyoba dikasih Sarung Jok Untuk Kesehatan dan Anti Panas CoolTech spt ini:
http://www.kaskus.co.id/thread/50cfd3bce574b4101c00003e/agen-distributor-cover-jok-motor-anti-panas-cooltech-bonus-cendol/1
Selain bikin keren juga bikin nyaman
Dijamin termurah se Kaskus.
Bisa COD di Cibinong dan Depok
bilang aja dari indomotoblog
*maaf promosi lagi
#29 by Karis on January 5, 2013 - 12:15 pm
Wow
#30 by wahid on January 4, 2013 - 9:31 pm
kalo sama sama standart pabrik ya jauh lah Bro……….
#31 by Karis on January 5, 2013 - 12:15 pm
Jauh dr jangkauan alias mahal hahaha..
#32 by jofrin on January 4, 2013 - 11:36 pm
sama-sama susah kalo cari tempat parkir….sekali dapet pasti dapet bonus baret….cukup byson aja dech :p
#33 by Karis on January 5, 2013 - 12:14 pm
Hahah..mlh ga menikmati ya, kuatir terus
#34 by jnakawara on January 5, 2013 - 1:00 pm
torqi mengalahkan power…
sip lagh…
dua jempol…
#35 by Karis on January 5, 2013 - 1:10 pm
Joki juga menentukan
#36 by pak tarno on January 5, 2013 - 6:19 pm
woooohhh, kalo pio sih basicnya motor cross, bukan buat top spit, tapi buat mengail torsi yg besar, enak buat blusukan situbondo
#37 by Karis on January 5, 2013 - 6:43 pm
Setuju