30% Onderdil Motor Di Pasaran Palsu, Bagaimana Menyikapi?

Hai brosis, maaf baru update blog, setelah sempat sakit dan kehilangan semangat dan mood menulis, kali ini harus “dipaksa” untuk menulis agar tidak kebawa malas terus menerus. Oke, selesai curcol nya, sekarang agak serius.

image

Onderdil palsu banyak beredar di pasaran

Brosis terutama biker atau apalah yang penting ada motor harus semakin memperkaya diri dengan beragam informasi tentang motor tunggangan, tak terkecuali terhadap aksesoris dan part-part motor. Karena di luar sana banyak sekali aksesoris dan part motor abal-abal alias palsu. Hasil riset Dirjen Hak Kekayaan
Intelektual Kementerian Hukum dan HAM menunjukkan angka 30% onderdil motor yang palsu.

Ada banyak jenis onderdil yang dipalsukan, namun yang paling sering dijumpai adalah oli, busi, kampas rem, filter udara dan lain-lain. Widiih…serem juga ya. Jika diperhatikan komponen-komponen yang dipalsukan itu merupakan part kategori fast movement, paling dibutuhkan untuk jangka pendek. Jadi hati-hati brosis.

image

Oli adalah produk yang paling banyak dipalsu

Ungkapan ada harga ada rupa sebetulnya pas untuk menjadi dasar kita membeli onderdil. Mengetahui harga part original sangat penting agar kita jadi tahu kisaran harga part sejenis. Jika selisih harga ekstrem lebih murah, hampir bisa dipastikan kualitasnya jelek atau palsu. Misal ada harga oli merk X seharga 50ribu/botol di dealer resmi, kemudian di toko lain dengan merk sama namun harga kurang dari 40ribu, brosis harus kritis. Jangan ambil resiko pilih yang lebih murah tapi mesin motor terancam hancur, mending yang lebh mahal tapi terjamin.

Selain harga, tempat membeli juga cukup menentukan. Walau tidak 100% terjamin, namun beli di dealer resmi memiliki tingkat keaslian lebih tinggi dibanding toko yang lain.

Sebenarnya pemerintah sudah punya peraturan tentang merk yaitu UU no 15 tahun 2001 yang jika dilanggar ancaman pidana 5 tahun penjara. Jadi, sebenarnya konsumen sudah dilindungi undang-undang. Tapi, tahu sendiri ini Indonesia, jaminan kepastian hukum sulit diperoleh. Mental pejabat yang masih banyak kongkalikongnya, asal ada pelicin semua beres. Belum lagi pengawasan di lapangan yang minim plus pedagang yang maunya untung gede dari produk palsu dan diperparah dengan kita sendiri yang membeli produk palsu itu entah sengaja atau tidak, supply dan demand lah.

So, hati-hati terhadap onderdil-onderdil palsu. Lindungi motor kita dengan cara perbanyak informasi yang kita punya artinya kita harus lebih pintar dan kritis.

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

RiderAlam

About these ads

, , , , ,

  1. #1 by Aa Ikhwan on February 28, 2013 - 7:43 am

    ngeriii ,..bs rontok motor :D

    • #2 by Karis on February 28, 2013 - 7:58 am

      Nah itu, dampaknya malah jd lebih mahal

  2. #3 by rusmanjay on February 28, 2013 - 7:52 am

    mesti hati2

    • #4 by Karis on February 28, 2013 - 7:59 am

      Perbanyak referensi

  3. #5 by orong-orong on February 28, 2013 - 8:12 am

    beli di beres. yg penting bisa ngerasakan kondisi motor sendiri. apa yg tidak enak dicek bila perlu diganti. jangan sampai kejadian…………..

  4. #7 by Ricard 13 on March 1, 2013 - 1:07 am

    LanJuT.!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 776 other followers

%d bloggers like this: